Search
  • Reynitta Poerwito

The first step: Be Self-Confident



Sulitkah untuk mendapatkan rasa percaya diri dalam sekejap? Ternyata sama sekali tidak. Kamu hanya perlu melakukan 4 langkah introspeksi diri saja. Tidak percaya? This article will tell you how. It’s worth to try.

WHY?

Kamu pasti pernah mendengar sebuah pepatah dari Cina berasal dari seorang bijak bernama Lao Tzu yang bunyinya, “The journey of a thousand miles begins with one step.” Pepatah tersebut bermakna bahwa segudang pengalaman hidup dapat berawal hanya dari sebuah langkah saja. Apabila kamu berani memutuskan untuk mengambil langkah awal tersebut, maka akan terbukalah pintu yang berisikan kesempatan-kesempatan yang dapat kamu ambil untuk kamu jadikan pengalaman.

Lalu apa hubungan pepatah tersebut dengan rasa percaya diri. Untuk sebagian orang, mengambil langkah awal adalah suatu hal yang sulit dilakukan. Apalagi ada beberapa orang yang merasa dirinya kurang siap atau kurang mampu untuk melakukan hal tersebut. Namun terkadang kita salah dalam mengukur kemampuan diri sendiri dan yang sering terjadi adalah lack of self-confident makes us think that we are not able to do certain things, but actually we are.

So, what do we really need to upgrade now? Rasa percaya diri, tentunya! Rasa percaya diri dapat diartikan sebagai rasa yakin atau rasa percaya yang datang dari dalam diri sendiri bahwa orang tersebut (kamu) mempunyai suatu kekuatan atau kemampuan untuk melakukan suatu hal.

Self-confident (Self`-con"fi*dent) (?), a.

Confident of one's own strength or powers; relying on one's judgment or ability; self-reliant. -- Self`-con"fi*dent*ly, adv.

OK! Sekarang kamu tahu bahwa rasa percaya diri itu adalah modal awal untuk mengambil langkah penting dalam kehidupan kamu. Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menggunakan metode SWOT.

HOW?

SWOT strategy adalah suatu metode yang melihat diri kita dari empat sudut pandang, yaitu Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat. Keempat sudut pandang tersebut dapat kita pergunakan sebagai tolak ukur dari keunggulan sekaligus kelemahan yang ada pada pribadi kita. Let’s find out how!

  • Strength (Potensi)

Temukan Potensi Dirimu

Stop for a moment and think positive about yourself! Tulislah di selembar kertas keunggulan-keunggulan yang ada pada dirimu. Tentunya semua hal yang bersifat positif yang ada pada dirimu dapat dapat dimasukan ke daftar tersebut. Kamu juga dapat bertanya kepada orang orang terdekatmu seperti keluarga, sahabat, atau your significant other, yang tentunya telah mengenal banyak tentangmu. Ingatlah dalam tahap ini kamu hanya dapat bertanya mengenai hal-hal positif mengenai dirimu.

Apa yang kamu temukan?

  1. Fisik: Suatu hal positif yang ditemukan pada penampilan fisikmu. Contohnya: bentuk wajah yang simetris, kulit yang sehat, mata yang tajam, gigi yang bersih dan rapih, dll.

  2. Karakter: Karakter kamu yang bersifat positif. Contohnya: Friendly, Helpful, Easygoing, Organized, Hardworking, dll.

  3. Talenta: Kemampuan lain yang kamu dapat baik secara keturunan maupun latihan. Contohnya: kemampuan artistic, kemampuan musik, kemampuan bahasa, dll.

  4. Pengetahuan: Wawasanmu dalam mengetahui bermacam bentuk pengetahuan, contohnya: wawasanmu tentang berita-berita terkini, pengetahuanmu tentang pelajaran yang kamu dapat di sekolah, pengetahuan yang didapat dari buku-buku yang kamu baca, dll.

  • Weakness (Kelemahan)

Minimalisasikan kekuranganmu/kelemahanmu

Melihat kekuranganmu adalah salah satu bagian penting dari tahap introspeksi diri. Namun jangan biarkan hal ini menurunkan rasa percaya dirimu yang seharusnya sudah timbul setelah membuat daftar kelebihan dan kemampuan yang kamu miliki. Bertanya kepada orang terdekatmu juga akan membantu untuk lebih mengetahui hal-hal yang terlihat orang lain; because sometimes people see something in you that you don’t.

Setelah kamu mendapatkan sejumlah kelemahanmu, cobalah untuk mengurangi atau meminimalkan hal-hal tersebut. Contohnya:

  1. Fisik: Jika kamu merasa kulitmu kurang sehat, makanlah makanan bergizi, rajin berolah-raga, menjaga kebersihan tubuh dan sekitarmu, dll.

  2. Karakter: Jika kamu merasa dirimu adalah seorang yang mudah terpengaruh hal-hal negatif, sosialisasikanlah dirimu kedalam lingkungan yang lebih positif.

  3. Talenta: Jika kamu merasa kurang mempunyai bakat yang dapat dibanggakan dari dirimu, janganlah merasa kecil hati. Ingatlah bahwa selain didapat dari garis keturunan, bakat juga dapat dibentuk melalui suatu ketekunan.

  4. Pengetahuan: Jika kamu merasa kamu kurang dalam pengetahuan umum, mulailah membaca buku-buku, membaca dan mendengarkan berita atau informasi lain yang berhubungan dengan pengetahuan.

  • Opportunity (Kesempatan)

Raih kesempatanmu

Kesempatan datang dan pergi. Yang paling penting untuk diketahui adalah bagaimana kamu dapat meraih kesempatan yang ada di hadapanmu supaya kamu dapat melangkah maju kedepan. Karena, salah satu dari langkah-langkah yang kamu ambil pasti akan membawamu to a wonderful life journey. Hey, you’ll never know!

  1. Lihat kelebihan/potensimu dan cari kesempatan dimana kamu memiliki keunggulan dalam bidang tersebut.

Gunakan daftar potensi yang telah kamu buat untuk referensi utama dalam mencari kesempatan hidupmu.

  1. Perluas pergaulanmu

Memperluas pergaulan sosialmu akan sangat membantu untuk mendapatkan kesempatan emas dalam hidupmu. Karena kesempatan datang kapan saja dan dimana saja, it could also be coming from one of your relatives, right?

  1. Think outside the box and break the rules!

Berani mencoba hal-hal baru diluar kebiasaan umum sangat baik untuk mendapatkan kesempatan yang tak terduga. Dare not to be a follower, and soon you’ll find others following your steps.

  • Threats (Ancaman)

Antisipasikan segala ancaman yang akan datang

Everything comes with a danger, so all you have to do is to anticipate what is coming towards you. Yang harus diingat adalah ancaman-ancaman yang akan datang dalam hidupmu tidak perlu dijadikan suatu hal yang dapat menghentikan langkahmu. Jadikan itu suatu motivasi untuk lebih mematangkan diri sendiri. Basically, kamu hanya perlu mengingat 2 hal yang mendasar, pertama adalah always have a plan B, dan expect the unexpected.


0 views

© Reynitta Poerwito

reynittapoerwito@gmail.com

  • Twitter - Black Circle
  • YouTube - Black Circle
  • Instagram - Black Circle